Templates by BIGtheme NET

Review Singkat Yamaha X-Ride

Yamaha X-Ride 2013

Meskipun sudah diluncurkan sejak bulan maret yang lalu, baru beberapa hari yang lalu Indomoto berhasil mencicipi Yamaha X-Ride. Maklum blogger kelas teri, tidak seperti blogger top yang selalu dapat kesempatan pertama dari ATPM. Indomoto baru bisa mencicipi motor baru jika ada teman baik hati yang ikhlas minjemin 🙂

Demikian juga kali ini. Berawal dari SMS bro Viewie, “Om, ane punya mainan baru nih, mau nyobain gak?”, akhirnya Indomoto bisa mengelus-elus bodi X-Ride.

Kesan pertama melihat X-Ride, ini matik memang unik banget. Stangnya yang lebar membuatnya terlihat macho banget. Kalau biasanya motor matik digunakan oleh ibu-ibu dan remaja putri, motor ini jelas mempunyai sasaran yang berbeda. Pasti motor ini menyasar cowok tulen.

Satu lagi yang mejadi perhatian Indomoto, adalah joknya yang lebih lebar dari rata-rata motor matik. Ketika Indomoto mencoba duduk di atasnya, langsung terpesona dengan betapa empuknya ini jok. Dengan jok yang lebar posisi duduk jadi terasa mengangkang. Indomoto yang punya tinggi 164 cm (sudah lama gak ukur tinggi badan, semoga belum berubah) masih bisa menapakkan kaki dengan sempurna di tanah.

Saatnya distart, dengan sekali pencet electric starter, engine langsung langsam dengan sempurna. Suara bendiknya cukup halus, tidak sekasar Beat-nya Indomoto.

Berhubung ini motor didesain untuk multi purpose, jadi Indomoto langsung membawanya ngacir off road. Sengaja melibas gundukan-gundukan di tanah yang kering. Stang yang lebar terasa banget fungsinya di sini, handling memang terasa lebih mudah. Dan lagi, Indomoto terpesona dengan suspensinya yang ajib punya. Mentul-mentul tenan masbro.

lampu sign belakang Yamaha X-Ride

Tak cuma itu, kelihatannya semua aspek diperhitungkan dengan matang oleh Yamaha. Sebagai motor multi purpose yang bakalan sering menerima beban ekstrim, dudukan lampu sign-pun dibuat lentur, agar tidak mudah patah.

Tapi eits, tunggu dulu . . . Ini dudukan shock belakang bagian bawah kok kecil banget? Secara kekuatan mungkin memang tidak masalah, pasti engineer Yamaha sudah cermat menghitungnya. Tapi melihat ukurannya kok agak mengurangi rasa pede.

shock belakang Yamaha X-Ride

Menurut si empunya X-Ride, memang sudah ada konsumen yang mengalami kejadian shockbreaker patah. Hmm . . . semoga jadi perhatian Yamaha.

19 comments

  1. mantap nih, udah mulai sering lihat dijalanan

  2. saia malah belom pernah nyicipin blas…

  3. semoga makin keracunan buat meminang si x.. 😀

  4. menurut saya adalagi…wlaupun terlihat kecil..,tapi sebenarnya x ride ini lebih tinggi dari honda revo.. panjangnya pun hampir sama… saya kan punya revo dan x-ride jadi waktu di jejerin terlihat benar…

  5. Thanks infonya . . .

  6. Sedap . . . 😀

  7. sy belum pernah liat sokbleker serapuh punya x ride ,bertolak belakang sama iklanya. jangan2 sasis jg ikutan patah

  8. wah,kok sambungane shockbreaker belakang kecil amat ya?tapi empuk ga?sama punyanya cs1?
    http://mumet-ndhase.com/2014/01/04/biar-ga-mumet-ndhasemilan-resmi-gaet-honda/

  9. eitz..jangan salah bro.. emak ane aja kepincut ama neh motor… katanya handlingnya ringan… dan langsung mikir buat melego mio 2006 ganti mah ni x-ride.. 😆

    http://agoey.wordpress.com/2014/03/01/motogp-mesin-baru-tingkatkan-kecepatan-dan-kestabilan-suzuki-xrh-1/

  10. asli tarikannya berat.. tapi hendling top.. buat lompat juga mantep.. empuk, asal tau cara lompatnya.. x ride ane yg ga enak cuma suspensi depan yg keras aje ama tarikannya kurang gahar. masa tarikan kalah sama beat jadul.. kebalap jauh sama beat fi lagi .. haduuh

Tulis komentarmu

%d bloggers like this: