Hebat . . . Pengelola Sirkuit Sentul Sanggup Renovasi Dengan Kocek Pribadi

Sirkuit Sentul

Gonjang-ganjing tentang di mana MotoGP 2017 akan digelar masih belum reda juga. Seperti yang ramai dibicarakan beberapa waktu lalu, bahwa Pemerintah tidak jadi menggelar MotoGP 2017 di Sirkuit Sentul. Hal ini karena renovasi sirkuit butuh biaya besar, dan pemerintah tidak bisa menyalurkan APBN ke perusahaan swasta.

Akhirnya pemerintah memutuskan untuk membangun sirkuit baru milik pemerintah. Namun hingga kini, belum ada titik terang di mana sirkuit baru itu akan dibangun. Dan terus terang saja, membangun sirkuit baru dalam waktu satu tahun itu agak “mengerikan”.

Tapi Tinton Soeprapto tetap optimistis dengan digelarnya ajang balap MotoGP 2017 di Indonesia. Direktur Utama Sirkuit Sentul tersebut menyatakan bahwa Sirkuit Sentul adalah sirkuit yang paling siap untuk menggelar event besar tersebut.

Baca juga :

Tinton mengklaim PT Sarana Sirkuitindo Utama sebagai pengelola Sirkuit Sentul sanggup merenovasi sirkuit tanpa dana APBN. Saat rapat dengan Menpora di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga, Selasa (02/02), Tinton mengaku hanya butuh payung hukum (Keppres) dari Presiden Joko Widodo.

Sedangkan biaya yang lain, misalnya event fee senilai Rp 105 miliar untuk seri 2017, Rp 120 miliar untuk seri 2018 dan Rp 126 miliar untuk seri 2019, tetap menjadi tanggung jawab pemerintah.

Yup, kalau sudah begini mungkinkah pemerintah akan menolak Sentul lagi?

——-
Silahkan bersilaturahmi dengan Indomoto.com melalui :

4 Comments

  1. kudo78dk
    03/02/2016
  2. Apipotoblog
    03/02/2016
    • Indomoto
      03/02/2016
  3. peysblog
    03/02/2016

Add Comment

Tulis komentarmu

%d bloggers like this: