7 Aspek Teknologi Yang Bisa Memicu Lakalantas

naik-motor-sambil-sms

Teknologi dibuat untuk memudahkan kehidupan manusia. Namun penggunaan teknologi yang tidak pada tempatnya justru bisa membahayakan keselamatan. Menurut data Korlantas Polri, selain faktor manusia, faktor kondisi jalan, kendaraan dan alam, faktor teknologi juga bisa memicu kecelakaan lalu lintas.

Menurut Pengicau #RoadSafety paling tidak ada 7 aspek pada faktor teknologi yang bisa memicu kecelakaan saat berkendara, sebagai berikut :

1. Menerima telpon sambil berkendara bisa mengganggu konsentrasi, mendapat kontribusi utama yaitu sebesar 39,93%.

2. Menelpon saat berkendara beresiko tinggi memicu kecelakaan, aspek ini mendapat kontribusi sebesar 27,45%.

3. Mengirim pesan (SMS, BBM, dsb) bisa juga memicu kecelakaan, aspek ini mendapat kontribusi sebesar 21,93%.

4. Menerima pesan singkat (SMS, BBM, dsb) juga menjadi pemicu kecelakaan, aspek ini mendapat sebesar 7,84%.

5. Menonton TV sambil berkendara juga bisa menjadi pemicu kecelakaan, aspek ini mendapat sebesar 2,14%.

6. Menyetel tape/CD/radio sambil berkendara juga bisa menjadi pemicu kecelakaan yaitu sebesar 0,36%.

7. Melihat reklame iklan dipinggir jalan juga bisa memicu hilangnya konsentrasi saat berkendara yaitu sebesar 0,36%.

Berkendara adalah pekerjaan yang menuntut konsentrasi penuh, jadi tidak bisa dikerjakan sambil melakukan aktivitas yang lain, terutama yang sangat mengganggu konsentrasi, misalnya berponsel (telpon, SMS, medsos). Karena akibatnya sangat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan yang lain. Sudah banyak berita lakalantas yang terjadi akibat pengendara yang berponsel saat.

Begitu seriusnya masalah “konsentrasi”, negara pun memberikan sanksi yang tertera dalam UULAJ/No.22/2009 pasal 283 dengan kurungan penjara maksimal 3 bulan / denda maksimal Rp. 750 ribu.

3 Comments

  1. Rio
    04/04/2015
  • agoey
    05/04/2015
  • Add Comment

    Tulis komentarmu Batalkan balasan

    Exit mobile version