Ini Alasan Kenapa Jaket Riding Sebaiknya Jangan Berwarna Hitam

Motorcycle Jacket

Jika dibandingkan dengan kendaraan yang lain, pengendara sepeda motor lebih sering menjadi korban lakalantas. Ini menegaskan bahwa sepeda motor adalah objek yang lemah di jalan raya, dibandingkan dengan mobil, bis, truk, dan kontainer yang berbagi jalan yang sama dengan mereka.

Sepeda motor itu sangat berbeda dengan kendaraaan roda empat atau lebih, ketika terjatuh atau bertabrakan dengan kendaraan lain, hampir pasti si pengendara akan berbenturan langsung dengan aspal, atau kendaraan yang menabraknya, karena sepeda motor tidak memiliki pelindung seperti dinding dan rangka mobil. Kalau jatuh atau tabrakan dengan kecepatan tinggi, tentu benturannya semakin keras, dan tahu sendiri akibatnya.

Pak Sony Susmana dari Safety & Defensive Consultant Indonesia pada pelatihan Safety Riding beberapa minggu yang lalu, yang kebetulan saya ikuti, memberikan sebuah tips untuk menghindari tertabrak kendaraan lain.



Taat rambu-rambu lalu lintas dan marka jalan adalah harga mati. Selain itu sepeda motor harus menjadi objek yang mudah terlihat di jalan raya. Menyalakan lampu depan adalah salah satu cara membuat kita terlihat di jalan raya. Cara lainnya adalah menggunakan jaket berwarna cerah.

Anehnya, masih menurut Pak Sony, di Indonesia yang paling laku justru jaket warna hitam. Padahal di beberapa negara lain, jaket hitam tidak lagi diperbolehkan digunakan untuk riding. Lagipula warna hitam sebenarnya tidak cocok untuk digunakan di sini, karena cuaca kita yang cenderung panas. Warna hitam itu lebih menyerap panas dibandingkan dengan warna cerah.

Nah, jika bro and sis berniat untuk belanja jaket untuk riding, please . . . hindari warna hitam. Safety first, fashion nomor dua.



Advertisements

Tuliskan komentarmu

%d bloggers like this: