Jenis-Jenis Aki Kendaraan, Kenali Sebelum Membeli



Indomoto.com – Battery atau accu, atau lebih akrab dengan sebutan aki adalah bagian dalam kendaraan yang fungsinya menyimpan listrik. Dengan adanya aki maka suplai listrik pada kendaraan akan terjaga. Aliran listrik yang diberikan oleh aki nantinya bisa digunakan untuk menghidupkan motor starter, pengapian, lampu dan bagian kendaraan yang membutuhkan listrik lainnya. Ada jenis-jenis aki kendaraan yang banyak dijual di pasaran.

Setiap mobil atau motor membutuhkan aki yang berbeda, tergantung dengan kestabilan yang dihasilkan dan besaran energi yang disimpan. Tak ada aki artinya kendaraan tidak akan hidup. Jika ingin membeli aki, sebaiknya kenali dulu apa saja jenisnya yang tersedia.

Jenis-Jenis Aki Kendaraan yang Umum Digunakan

Secara umum, ada dua jenis aki yang paling familiar yaitu aki basah dan aki kering. Kedua jenis aki ini juga yang paling sering ditemukan pada kendaraan seperti mobil dan motor. Harganya pun bervariasi, aki kering lebih mahal dibandingkan dengan aki basah. Tapi ternyata jenis-jenis aki kendaraan bukan hanya aki kering dan basah saja.

Masih ada beberapa jenis aki lainnya yang bisa dipilih. Berikut ini lima jenis aki yang bisa jadi bahan pertimbangan sebelum membeli.

Aki Basah

Aki jenis ini yang paling umum digunakan pada kendaraan, khususnya kendaraan keluaran lama. Apa yang dimaksud dengan aki basah adalah terdapatnya cairan elektrolit di dalamnya. Cairan yang disebut dengan air aki ini memiliki kandungan asam sulfat. Di dalamnya juga terdapat timah antimoni yang sifatnya mudah menguap sehingga air aki cepat habis.

Harga dari aki basah lebih murah dibandingkan jenis aki lainnya. Selain itu aki basah adalah jenis aki motor yang hingga kini masih banyak digunakan. Beberapa bengkel khusus aki biasanya memberikan service aki ini secara khusus. Kelemahan dari aki basah adalah perawatannya harus rutin, jika air aki habis akan menimbulkan kerusakan.

Selain itu pengisian air aki tidaklah mudah, jika tumpah akan merusak komponen kendaraan lainnya. Air aki juga biasanya akan mengerak di sekitar tutup aki sehingga harus rajin dibersihkan.



Aki Kering

Disebut dengan aki kering namun tetap memiliki kandungan cairan elektrolit. Hanya saja cairan elektrolit yang digunakan memiliki kandungan timah kalsium. Kandungan tersebut tak mudah menguap seperti timah alimoni sehingga inilah yang membuatnya lebih hemat. Aki kering sering disebut sebagai Maintenance Free karena tak butuh perawatan rutin.

Aki yang kadang disebut sebagai Maintenance Free Battery (M/F) ini merupakan tipe aki mobil yang paling sering digunakan. Karena kualitasnya yang lebih baik, harga dari aki kering tentu lebih mahal dibandingkan aki basah. Harganya bisa berbeda hampir 30% lebih. Sesuai namanya, aki ini hampir tidak butuh perawatan, cukup dilakukan pengecekan saja dan bisa dilakukan di bengkel umum ketika servis kendaraan secara rutin.

Aki Gel

Jenis-jenis aki kendaraan yang selanjutnya adalah menggunakan bahan gel. Merupakan jenis aki terbaru karena perkembangan teknologi. Tidak lagi memanfaatkan cairan elektrolit tetapi memanfaatkan gel. Karena bentuknya menggunakan gel maka resiko tumpah dan membuat kerusakan pada bagian kendaraan lainnya sangat minim. Sifat gel tidak korosif atau berbahaya.

Aki ini sama seperti aki kering yaitu bebas perawat, walaupun begitu usia nya bisa lebih lama dibandingkan keda jenis sebelumnya. Apabila kamu ingin mendapatkan aki dengan kualitas paling baik, maka aki gel bisa jadi pilihan. Harganya yang sangat mahal sebanding dengan kualitas yang diberikan.



Aki Kalsium

Aki kalsium adalah jenis aki mobil yang paling jarang ditemukan di Indonesia. Kebanyakan digunakan untuk mobil-mobil di luar negeri. Kelebihannya adalah daya penguapannya yang sangat minim sehingga tak perlu perawatan yang berlebihan. Karena menggunakan bahan kalsium sebagai pengganti bahan cairan elektrolit.

Jika ingin menggunakan aki ini kamu harus pandai mencari tempat yang menjualnya. Selain itu siapkan juga biaya yang besar untuk membelinya. Stoknya pun juga terbatas.

Aki Hybrid

Jenis aki kendaraan yang terakhir adalah aki hybrid. Merupakan hasil dari persilangan antara aki kalsium dengan aki biasa atau kering. Sifatnya yang hybrid ini mengambil keuntungan dari aki kalsium yang tidak mudah menguap. Keawetannya juga terjamin karena penguapan yang sangat rendah. Namun walaupun ada kelebihan tersebut, terdapat juga kekurangan di produk ini.

Aki hybrid termasuk jarang digunakan di Indonesia sehingga untuk mendapatkan stoknya sangat sulit. Walaupun ada harganya sangat mahal. Selain itu aki ini juga masih menggunakan cairan elektrolit yang keras dang berbahaya untuk kulit manusia.

Aki Lithium

Lithium-ion battery atau aki / baterei Lithium sudah umum dipakai di perangkat elektronik dan gadget, termasuk handphone. Namun penggunakan baterei Lithium meluas. Mengikuti perkembangan di dunia otomotif, baterei jenis ini akhirnya menjadi perangkat standard di kendaraan listrik.

Mobil listrik dan motor listrik yang sekarang sedang berkembang pesat, umumnya menggunakan aki/baterei Lithium. Bahkan sepeda listrik yang hi-end pun sudah mulai menggunakannya. Sayangnya harga baterei Lithium saat ini masih sangat tinggi.

Nah, jika kamu sudah berencana untuk mengganti aki kendaraan maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Pertama pilih jenis aki kendaraan yang sesuai, karena menggunakan jenis berbeda akan merusak sistem operasi kendaraan. Kedua belilah di toko khusus aki sekaligus pemasangannya.

Tanyakan apa saja perawatan yang harus diperhatikan dan kapan rutin melakukan servis. Karena setiap jenis-jenis aki kendaraan membutuhkan jadwal perawatan yang berbeda-beda. Jangan sampai melupakan perawatan walaupun hanya beberapa bulan sekali.



One Response

  1. jurnaloto
    29/12/2020

Add Comment

Tulis komentarmu

Exit mobile version