Mario Suryo Aji Bakal Bertarung Di FIM CEV Moto3 Musim 2019

Mario Suryo Aji



Indomoto.com – Pembalap muda Astra Honda Racing Team (AHRT), Mario Suryo Aji (15 tahun) bakal turun satu musim penuh di FIM CEV Moto3 Junior World Championship 2019. FIM CEV 2019 terdiri dari 8 seri yang semuanya digelar di daratan Eropa.

“Berlomba di level balap yang semakin tinggi tentu menjadi impian saya. Kesempatan yang diberikan PT Astra Honda Motor tahun ini untuk turun di FIM-CEV Moto3 Junior World Championship serta belajar dalam kompetisi di Rookie Redbull akan saya manfaatkan sebaik mungkin,” ujar Mario yang tahun lalu berhasil menempati posisi ke-6 di klasemen akhir kelas AP250, Asia Road Racing Championship (ARRC).

“Saya harus mulai belajar pada level balap lebih tinggi dibanding ATC, adaptasi dengan kehidupan di Eropa serta meningkatkan disiplin, semangat dan kerja keras saya agar peluang baik yang diberikan ini tidak terbuang sia-sia.”

“Tekad saya, secepat mungkin bisa balap dengan baik di CEV, untuk bisa semakin memperpendek jarak menuju impian bisa tampil di kejuaraan dunia. mohon dukungan dan doanya agar semua usaha saya bisa berjalan baik, tidak mengecewakan dan bisa membanggakan Indonesia,” pungkas pembalap yang punya julukan “Super Mario”.

Profil Mario Suryo Aji

Mario memulai karirnya dari motocross. Bocah asal Magetan, Jawa Timur ini pernah jadi runner up nasional Motocross kelas 50cc pada 2011. Saat itu Mario baru berusia 7 tahun.

Di tahun berikutnya, Mario berhasil meraih gelar juara nasional Motocross dan Powercross pada kelas yang sama. Di tahun 2013, dia menempati ke-3 nasional Motocross di kelas 65cc.

Profil Mario Suryo Aji

Mulai akhir tahun 2014, Mario pindah haluan ke road race. Anak pasangan Hartoto dan Risworini bergabung di Hendriansyah Racing School, dan digembleng langsung oleh Hendriansyah, pembalap yang telah malang melintang di balap motor sejak 1993. Hasilnya? Mario langsung melesat di seri perdana Motoprix.

Bakatnya yang luar biasa membawanya bergabung ke Astra Honda Racing School di tahun 2016. Di sekolah balap yang berada di bawah naungan Astra Honda Motor ini, Mario banyak menimba ilmu, termasuk kedisiplinan saat di dalam paddock maupun di luar paddock.

Setelah puas wira-wiri di Honda Dream Cup, AHRT membawa Mario untuk merasakan kerasnya kompetisi internasional, seperti Thailand Talent Cup, Asia Talent Cup (ATC), dan Asia Road Racing Championship (ARRC).

Advertisements

Tuliskan komentarmu

%d bloggers like this: