Romano Fenati Sudah Habis?

Romano Fenati

Indomoto.com – Aksi konyol Romano Fenati yang dengan sengaja menekan tuas rem Stefan Manzi saat race Moto2 Misano ternyata berbuntut panjang. Fenati serta merta mendapat sanksi diskualifikasi (black flag) dan dilarang bertanding di dua seri berikutnya (Aragon dan Thailand). Dan ternyata tidak cuma itu . . .

Seperti dilansir situs resmi MotoGP, Marinelli Snipers Team, di mana Fenati bergabung, telah memutus kontrak Fenati. Berikut statemen dari Marinelli Snipers Team:

“Sekarang kita dapat menginformasikan bahwa Marinelli Snipers Team akan mengakhiri kontrak pembalap Romano Fenati, mulai sekarang, karena tindakannya yang tidak sportif, berbahaya, dan merusak untuk citra semua orang. Dengan penyesalan yang ekstrem, kita harus mencatat bahwa tindakannya yang tidak bertanggung jawab membahayakan nyawa pengendara lain dan tidak dapat dimaafkan dengan cara apa pun.”

“Pembalap tersebut (Fenati), mulai saat ini, tidak akan berpartisipasi dalam balapan lagi besama Marinelli Snipers Team. Team, Marinelli Cucine, Rivacold dan semua sponsor lainnya dan orang-orang yang selalu mendukungnya, meminta maaf kepada semua penggemar Kejuaraan Dunia ini.”

Sudah cukup? Tenyata belum.

Korban dari kekonyolan Fenati adalah pembalap dari Forward Racing Team, yang kebetulan sekali, merupakan team di mana Fenati telah teken kontrak untuk musim 2019 mendatang. Boss MV Agusta, Giovanni Castiglioni, yang merupakan pabrikan pendukung Forward Racing Team menyatakan akan menangguhkan kontrak Fenati.

“Ini adalah hal terburuk dan paling menyedihkan yang pernah saya lihat dalam balap motor,” tulis Castiglioni di akun Instagramnya yang memiliki 565 ribu follower.

“Olahragawan sejati tidak akan pernah bertindak seperti ini. Jika saya menjadi Dorna, saya akan melarangnya untuk berkompetisi di kejuaraan balap dunia. Mengenai kontraknya sebagai pembalap MV Agusta Moto2 tahun depan, saya akan menghentikannya dengan segala cara. Itu tidak akan terjadi, dia tidak mewakili nilai-nilai sejati perusahaan kami.”

Ini bukanlah kali pertama Fenati bertindak konyol. Tahun 2015, dia pernah menendang Niklas Ajo saat sesi warming-up Moto3 Argentina.

Tahun 2016, kontraknya diputus di tengah jalan oleh Sky Racing Team VR46 karena dianggap melanggar disiplin dan tingkah lakunya yang tidak sesuai dengan harapan team. Rumor yang beredar mengatakan bahwa dia telah bertengkar dengan kepala kru team, Pietro Caprara, dan Uccio Salucci yang merupakan sahabat Valentino Rossi, pemilik team Sky Racing Team VR46.

So, inikah akhir dari karir Fenati?

UPDATE (10/09/2018):

Forward Racing Team telah resmi membatalkan kontrak Romano Fenati untuk Moto2 2019.

“Setelah episode memalukan antara Romano Fenati dan Stefano Manzi, mustahil bagi team untuk mempertahankan kolaborasi yang direncanakan dengan pembalap dari Ascoli tersebut untuk musim 2019,” kata boss team Forward Racing, Giovanni Cuzari.

“Perilaku Fenati tidak sesuai dengan nilai-nilai olahraga dari Team Forward Racing dan MV Agusta. Untuk alasan ini, meskipun kami sangat menyesal, kami terpaksa membatalkan kontrak kami dengan Fenati.”

“Olahraga ini sudah sangat berbahaya, dan tindakan apa pun yang meningkatkan risiko bagi pembalap tidak bisa ditolerir. Kami tidak dapat menerima perilaku seperti ini dari salah satu pembalap masa depan kami.”

Nah . . . masih adakah team yang mau menerima Romano Fenati?



Advertisements

Tuliskan komentarmu

%d bloggers like this: