Advertisements

Kritik Pedas Kevin Schwantz Untuk Iannone, “Mendingan Kamu Main Go-Karts Saja”

Andrea Iannone crash

Andrea Iannone crash di MotoGP Sachsenring Jerman

Indomoto.com – Lagi-lagi Andrea Iannone gagal meraup poin setelah finish di MotoGP Sachsenring karena crash di pertengahan race. Iannone terjatuh saat berusaha untuk meng-overtake Jorge Lorenzo yang berada di posisi ke-11.

Setelah 9 seri berlalu, Iannone baru mengumpulkan 28 poin dari 4 seri. 5 seri lainnya zong . . . alias nol besar, 3 seri karena crash, dan 2 seri keluar dari 15 besar. Poin ini menempatkannya di posisi ke-16 di klasemen sementara MotoGP 2017.

Performanya yang buruk tentunya mengecewakan team Suzuki Ecstar, dan mengundang kritik dari berbagai pihak, termasuk dari legenda MotoGP, Kevin Schwantz.



“Saya kira motor ini (Suzuki GSX-RR) tidaklah sangat buruk dibandingkan dengan motor-motor yang lain. Sepertinya Iannone ingin Suzuki berperilaku seperti Ducati. Tapi motor ini tidak akan pernah menjadi Ducati. Sebagai gantinya dia harus berusaha memanfaatkan kelebihannya,” ujar juara MotoGP tahun 1993 tersebut seperti dilansir media Spanyol.

“Berbicara dengannya, seakan motor ini tidak punya kelebihan sama sekali. Pembalap seperti Iannone, dengan pengalamannya di masa lalu, seharusnya berada di sana untuk bekerja, membuat lebih banyak lap, lebih banyak dari pada orang lain, tapi di sesi latihan dia tidak membuat 30 lap seperti yang dilakukan Marquez.”

Kevin Schwantz

Kevin Schwantz: “Mendingan kamu main go-karts aja

“Seharusnya dia mencoba, mencoba, mencoba, lalu kembali dan bilang ke engineer seperti apa motor ini bekerja. Jika kamu mendengarkannya bicara, motor ini tidak bisa berhenti, tidak bisa menikung, tidak bisa berakselerasi . . . Saya benar-benar tidak mengerti, tapi bahasa tubuhnya selalu tampil seburuk yang dia bisa.”

Dan akhirnya, yang terpedas dari Schwantz.

“Atau mendingan kamu balapan dengan go-karts. Kamu melakukan pekerjaan yang diimpikan oleh ribuan orang, kamu punya banyak engineer yang bekerja untukmu, dan siap melakukan apapun yang kamu minta. Beri mereka perintah. Bagi saya ini enyedihakn karena semua orang tahu ini bukan motor untuk posisi ke-20.”

Tanggapan Iannone

Mendapat kritik dari seniornya tersebut, Iannone justru memposting gambar go-karts di akun sosmednya. Beberapa penggemar menganggapnya lucu, namun yang lainnya mengkritiknya lagi.

…e domani, Kart! 👀 💪 …tomorrow, Kart! 😂😂 #motogp #suzuki #suzuking #maniac #ai29

A post shared by Andrea Iannone (@andreaiannone) on

Belakangan, Iannone menganggapi dengan lebih serius.

“Saya selalu menghormati Kevin Schwantz, baik sebagai probadi maupun sebagai pembalap, dan saya sedih mendengarkan apa yang dia bicarakan,” ungkap Iannone.

“Dengan fakta bahwa kami sering bertemu, dan bekerja di pabrikan yang sama, alangkah baiknya kalau dia membicarakan sesuatu secara langsung kepada saya, karena dia sudah cukup umur untuk menjadi ayah saya.”

“Saya lebih suka mempunyai hubungan seperti ayah dan anak dengannya, tapi saya kira ini tidak mungkin. Saya terima kritiknya, dan saya akan menjawabnya di track,” pungkas Iannone.

Sumber: Crash, GPOne



Advertisements
Tags: , , , ,

Tulis komentarmu

%d bloggers like this: