Advertisements

Berseteru Sejak kecil, Persaingan Marquez vs Vinales Bakal “Meledak” Tahun Ini

Marquez vs Vinales

Indomoto.com – Usia yang beda tipis, dan dibesarkan di daerah yang sama di Spanyol, ternyata Marc Marquez dan Maverick Vinales sudah berseteru sejak masih kecil. Keduanya memiliki bakat membalap yang luar biasa, dan sudah sering bertemu dalam kompetisi sejak usia kanak-kanan.

Seperti yang diceritakan oleh pemegang gelar dua juara dunia MotoGP kelas 250cc, Sito Pons.

Sekitar 15 tahun yang lalu, Pons menyambangi sebuah kompetisi balap mini bike di sebuah sirkuit di Spanyol. Pons melihat dua anak kecil yang berduel ketat di posisi paling depan. Keduanya meninggalkan jauh pembalap-pembalap lain di belakangnya.

Karena sangat tertarik dengan tontonan tersebut, Pons mencoba bertemu dengan mereka usai balap. Pons melihat Vinales kecil sedang menangis di pit, karena kalah dalam balap tersebut.

Pons menepuk pundaknya dan berusaha menghibur. Pons menemukan fakta bahwa Vinales menggunakan motor 65cc, sedangkan Marquez menggunakan 80cc.

Usaha Pons untuk menghibur Vinales ternyata tidak mempan, karena Vinales biasanya selalu menang, meskipun harus start dari grid paling belakang.

Marc Marquez kecil

Marc Marquez kecil

Marquez dan Vinales akhirnya bertemu lagi kelas premier MotoGP setelah menempuh jalur karir yang berbeda. Tahun 2015 dan 2016, Vinales di atas motor Suzuki GSX-RR bukanlah ancaman berarti bagi Marquez. Namun kini kondisi itu berubah.

Tahun ini Vinales bakal menunggangi Yamaha YZR-M1 yang sama kencangnya dengan Honda RC213V milik Marquez. Tentu cerinya akan lain.

Selama test pra musim yang digelar di Valencia, Sepang, dan Phillip Island, Vinales selalu menjadi pembalap tercepat, mengalahkan para alien. Jelas itu adalah ancaman yang nyata bagi para pembalap yang lain.

Maverick Vinales



Bagi Marquez, hasil itu tentu bukan sesuatu yang membuatnya senang. Apalagi Marquez selalu berambisi untuk menjadi pembalap nomor satu. Menjadi nomor dua bukanlah pilihan buatnya, seperti yang sering disampaikan ke krunya di pitbox.

Maka sisi agresifnya pun meledak. Marquez membuntuti Vinales di hari terakhir sesi test pra musim Phillip Island, yang mana membuat Vinales sangat terganggu.

“Saya tidak tahu harus berkata apa… Tapi ini tidak normal. Kamu sedang melakukan race simulation, ada seseorang yang mengutitmu dengan ketat, Kamu tidak bisa berhenti. Setelah 5 lap di mana dia selalu dibelakangku, saya putuskan untuk menghentikan race simulation“, ujar Vinales usai sesi test Phillip Island.

Mantan presiden federasi sepeda motor Spanyol, Angel Viladoms yang mengenal mereka berdua sejak kecil berkomentar, “Tak diragukan lagi, ketika Marc berada dalam kesulitan, dia selalu menemukan cara untuk keluar dari kesulitan itu.”

Atau dengan lain kata, tindakan itu jelas suatu kesengajaan oleh Marquez.

“Marc dan Vinales memiliki karakter yang sangat berbeda. Marc selalu meledak-ledak, sedangkan Vinales . . . kau akan kesulitan membedakannya antara tidur atau terbangun,” lanjut Viladoms.

“Maverick sudah sangat lama mempersiapkan diri untuk menghadapi situasi ini,” ujar Davide Brivio, boss Suzuki yang telah mengangkat Vinales dari Moto2 pada 2015.

“Dan Marquez sudah menunggunya. Sesungguhnya, keduanya sudah saling menunggu,” lanjut Brivio.

So, siap-siaplah menonton perseteruan paling hot di MotoGP 2017. Bisa jadi perseteruan Marquez vs Vinales bakalan lebih ganas dari pada Marquez vs Rossi di tahun 2015 lalu.

Baca juga :






Advertisements
Tags: , , ,

Comments

Tulis komentarmu

%d bloggers like this: