What’s in a name? Tips Memilih Nama Domain Untuk Blog

domain-names

What’s in a name? That which we call a rose.
By any other name would smell as sweet.
(William Shakespeare)

Sejak awal ngeblog sekitar tahun 2009, saya selalu menggunakan nama domain sendiri. Blog ini pun sudah beberapa kali mengalami penggantian nama domain. Kalau lihat watermark di gambar yang ada di artikel lawas, brosis pasti tahu nama domain sebelumnya. Yup betul, “sepedamotor.web.id”.

Lalu mengapa pindah ke “indomoto.com”? Terus terang saya terinspirasi oleh nama “indomotoblog.net“. Nama “indomotoblog.net” ini sedikit membuat saya bertanya-tanya, kenapa “.net”? Ternyata setelah saya cek, “.com”-nya memang sudah tidak available lagi. Ah . . . ternyata sudah ada yang mendahului Wak Haji Taufik 🙂

Lalu iseng-iseng saya cek “indomoto.com” . . . #jebret #wow #surprise ternyata masih available. Tanpa pikir dua kali, saat itu juga saya register.

Nama “indomoto.com” saya kira cukup memenuhi prinsip yang saya pelajari dari beberapa forum dan buku domaining. Nama domain haruslah mudah diucapkan dan mudah diingat, kalau ada nama yang lebih pendek kenapa harus panjang, kalau ada “.com” kenapa harus “.net”.

Prinsip tersebut seharusnya saya pegang teguh, tapi kadang-kadang khilaf juga meregister nama domain yang gak “.com”, seperti “sepedamotor.web.id” itu misalnya 🙂

So . . . bagaimana brosis memilih nama domain untuk blog?

Tags: , , , , ,

Comments
  1. Bonsai Biker
  2. Rio
    • Yoshi
      • Rio
  3. Maskur
  4. warungasep
  5. akbar
  6. FĐ­ĐŻY
    • Indomoto

Tulis komentarmu

%d bloggers like this: