Templates by BIGtheme NET

Jangan Lupakan Hal Berikut Saat Melakukan Pengukuran

Top speed

Bicara tentang pengukuran, baik itu mengukur top speed, mileage (konsumsi bahan bakar), jarak tempuh, dan lain-lain, selalu melibatkan 4M+1E, yaitu objek yang diukur (Material), alat ukur (Machine), orang yang melakukan pengukuran (Man), dan metode pengukuran (Method). Kadang-kadang faktor kondisi lingkungan (Environment) juga berpengaruh terhadap hasil ukur.

Misalnya, si Fulan bilang di sebuah forum otomotif, “Vixion gue bisa 160 km/jam”. Maka akan banyak menimbulkan pertanyaan, “Vixion tahun berapa?”, “Udah dioprek apanya?”, “Pake bensin apa pertamax?”, “Di jalan raya apa di Sentul?”, “Loe sendiri jokinya?”, “Itu ngukurnya speedometer apa GPS?”, dan seterusnya.

Pertanyaan-pertanyaan yang wajar to? Karena motor yang berbeda akan menghasilkan top speed yang berbeda, speedometer dan GPS (termasuk koneksi internetnya) akan menghasilkan angka yang berbeda, joki profesional dengan berat badan 45 kg akan menghasilkan top speed yang berbeda dengan saya yang 70 kg dan takut melintir throttle, trek lurus di sirkuit akan menghasilkan angka yang berbeda dengan trek jalan beton di kampung. Pengukuran pada malam hari yang gelap habis hujan akan beda hasilnya dengan siang yang cerah.

Sebelum melaporkan hasil ukurnya, sebaiknya hal-hal tersebut di atas dijelaskan terlebih dahulu, sehingga pembaca paham dengan hasil ukurnya. Seandainya ada penyimpangan pun pembaca akan maklum.

Contoh laporan pengukuran yang bagus bisa dilihat di blognya om Leo. Detail sekali Om Leo menjelaskan motor, alat ukur, dan metode pengukurannya. So, saya sebagai pembaca pun sangat percaya sama akurasi hasil ukurnya.

Bandingkan dengan laporan yang ujug-ujug keluar hasil ukurnya. Apalagi sumbernya cuma “scan dari tabloid”. Lha malah jadi bingung pembaca, “Tabloid apa?”.

11 comments

  1. masih tentang sunatan masalkah eh

  2. itu speedo motor apa bro?

  3. setuju om.. makanya aku nek misal mau bandingin ya minimal alat ukurnya kudu sama dan cuaca jangan pas mendung.. nah setelah itu kalo mau ditayangin di blog ya perlu dijelaskan spek ubahan, misal komparasi spido ke gps pake ban standar atau nggak.. 😀

Tulis komentarmu

%d bloggers like this: