Advertisements

Tetap Waspada Pasca Erupsi Gunung Kelud

yogyakarta lumpuh oleh debu gunung kelud

Indomoto merasa sedikit aneh dengan pemberitaan di stasiun TV tentang erupsi Gunung Kelud ini. Mengapa kondisi kota Yogyakarta lebih sering diberitakan, dari pada kota Kediri dan Blitar? Maklum sih, Yogyakarta lumpuh oleh debu vulkanik yang dikirim Gunung Kelud. Menurut banyak orang, debu ini jauh lebih tebal dibandingkan dengan debu erupsi Gunung Merapi 2010 silam. Padahal Gunung Kelud berada kurang lebih 250 km dari Yogyakarta.

Sekarang bayangkan bagaimana kondisi di Kediri dan Blitar, kota yang paling dekat dengan Gunung Kelud. Mungkin para pencari berita itu tidak mampu masuk ke sana, karena kondisi yang teramat parah.

Jika Gunung Merapi ditakuti dengan awan panasnya yang mematikan, erupsi Gunung Kelud ditakuti karena pasir dan debunya yang luar biasanya jumlahnya. Di tahun 1990, pasir dan debu inilah yang menyebabkan rumah-rumah, bahkan gedung yang digunakan untuk tempat mengungsi ambruk, dan menimbulkan korban yang tidak sedikit.

Yang sangat perlu diwaspadai adalah hujan yang pertama terjadi setelah erupsi. Hujan akan membuat beban di atap rumah dan gedung semakin berat. Pasir dan debu yang mengendap di sana akan semakin berat karena menyerap dan menahan laju air di genteng.

Hujan juga akan membawa pasir dan debu di lereng gunung Kelud mengalir ke bawah, mengakibatkan aliran lahar dingin yang luar biasa. Tahun 1990, Indomoto menyaksikan sendiri keganasan lahar dingin ini di sungai Leso, Wlingi dan sebuah sungai kecil Kaweron. Bahkan sungai Leso ini sampai berubah jalurnya.

Itu sebabnya setelah erupsi Gunung Kelud, masalah tidak berarti telah berlalu, masalah besar justru sedang mulai. Tetap waspada.

Advertisements
Tags: , , , , , ,

Comments
  1. rezaholic
    • Yoshi
  2. Wong Ndeso 94
    • Yoshi
  3. ibuseno
    • Yoshi
  4. ochimkediri
    • Yoshi
  5. aripitstop
  6. omocho.com
  7. ahmadfaisolat
  8. hulssay
  9. Mas Sayur

Tulis komentarmu

%d bloggers like this: