Sejak Kapan Monster Energy Bikin Jas Hujan?

jas hujan monster energy

Bajak-membajak dan palsu-memalsu adalah hal yang biasa di negeri kita tercinta ini. Lihat saja di Glodok dan Mangga Dua, CD dan DVD film, game, musik, software diperjualbelikan secara terang-terangan. Kadang dirazia, maka tokonya tutup satu hari dua hari. Terlihat sekali bahwa ada oknum petugas yang ikut bermain di sini, sehingga rencana razia selalu bocor. Setelah isu razia reda, tokonya buka lagi seperti biasa. Begitu berulang terus dari waktu ke waktu.

Palsu-memalsu sudah sampai pada tahap yang mengerikan. Bahkan obat-obatan yang sensitif, yang berhubungan dengan hidup dan mati seseorang, dipalsukan juga.

Brand atau merk terkenal dipakai semau gue saja. Seperti iklan sebuah produk yang Indomoto lihat di TokoBagus ini. Sebuah jas hujan menggunakan “Monster Energy” sebagai brand-nya. Lho kok bisa? Sejak kapan Monster Energy yang aslinya adalah merk minuman energi ini melakukan diversifikasi produk, sehingga dia mempunyai produk jas hujan. Lucunya, si pemasang iklan melabeli produknya dengan kata “original”.

Tak hanya jas hujan sebenarnya. Ada produk-produk lain di TokoBagus yang menggunakan merk “Monster Energy”. Lucu sekali.

TokoBagus, sebagai sebuah marketplace terbesar di Indonesia seharusnya memiliki aturan yang melarang pemalsuan dan pembajakan. Memang sulit, karena setiap jam saja ada ribuan iklan baru.

Sebagai perbandingan, pengalaman Indomoto berjualan di Ebay, mereka sangat aktif merazia produk-produk ilegal yang dijual di situs mereka. Bahkan di Ebay pun tidak bisa bersih, terutama dari pedagang-pedangan Asia, macam China, Hongkong , India, dan . . . Indonesia tentu saja.

Tapi terlihat sekali ada upaya itu. TokoBagus seharusnya juga melakukan hal yang sama untuk melindungi para pemilik brand dari pemalsuan dan pembajakan. [Indomoto.com]

Tags: , , , , , , ,

Comments
  1. potretbikers
  2. mas huda
  3. st3v4nt
  4. = Rain_Coat =
  5. mang markes
  6. Ms Dhukha
  7. boerhunt
  8. extenderjilq.com
  9. Mase
  10. jazjuz
  11. Wong Ndeso 94

Tulis komentarmu

%d bloggers like this: