BRI Mobile Mengecewakan Calon Nasabah di Indocomtech 2012

BRI Mobile at Indocomtech 2012

Setelah capek berputar-putar di Jakarta Motorcycle Show, mulai dari booth Yamaha, Suzuki, Honda, Kawasaki, Ducati, dan KTM, kini saatnya mengunjungi Indocomtech. Kebetulan kedua acara tersebut diadakan secara bersamaan di lokasi yang sama, yaitu Jakarta Convention Center (JCC), Senayan.

Masih seperti tahun lalu, Indocomtech kali ini masih dipenuhi oleh produsen-produsen besar, macam Lenovo, Epson, HP, Samsung, Sony, dan lain-lain. Dan tentu saja operator-operator seluler, macam Telkomsel dan Smartfren.

Nah, ketika berjalan-jalan di antara kepadatan pengunjung Indocomtech, seorang mbak SPG BRI Mobile menawarkan pembuatan rekening BRI. Sambil memperkenalkan keunggulan-keunggulan rekening BRI, dia bilang rekening bisa dibuka dan langsung jadi di booth BRI Mobile.

Terpesona dengan rayuannya, akhirnya saya setuju untuk membuka rekening di BRI, toh tidak ada salahnya menabung 🙂

Cukup dengan memberikan KTP, si mbak langsung beraksi mengisi formulir yang ada, saya tinggal tanda tangan. Lalu dia bilang, kalau aplikasi akan diproses kurang lebih 15 menit, “Bapak mau menunggu apa mau jalan-jalan dulu?” Saya pilih jalan-jalan dulu, bete lah nunggu di situ.

Setelah berputar-putar di Indocomtech 30 s/d 40 menit, saya kembali ke booth BRI. Menurut petugas yang ada di situ, rekening sudah dibuka, tapi ATM belum bisa diaktivasi karena jaringan sedang offline.

Untuk menunggu, terpaksa saya jalan-jalan lagi ke JMCS, bosen lihat motornya, kini lihat-lihat merchandise yang dijual di booth Suzuki, Kawasaki, dan KTM. Sayang mahal-mahal, jadi cuma beli topi Inazuma doang.

40 menit sudah, saya kembali ke booth BRI, ternyata jaringan masih offline 🙁

Saya lihat banyak calon nasabah seperti saya yang sedang menunggu juga di booth tersebut. Anehnya meskipun jaringan sedang offline, tidak mengurangi semangat para SPG untuk menawarkan pembuatan rekening BRI. Apa gak kawatir akan semakin banyak yang kecewa?

Ya, sudah saya keluar saja dulu cari makan, kebetulan belum makan dari pagi.

Kurang lebih 30 menit kemudian saya kembali, dan ternyata ATM masih juga belum bisa diaktivasi. Duh. . . konyol.

“Apa bapak mau tanpa ATM?” tanya si mbak SPG. Jawab saya, “Mbak kan nawarin BRI Mobile, kalo gak pake ATM ya gak mobile dong namanya. Lagipula kalau gak pake ATM, mendingan duit saya taruh di bawah bantal saja.” LOL.

“Mungkin bapak masih bisa menunggu, sambil jalan-jalan dulu mungkin . . . ”

Saya sudah jalan-jalan dari pagi mbak. Sudah gempor kaki saya 🙁

“Kalau bapak keberatan menunggu, kartu ATM bisa bapak bawa, nanti bisa diaktivasi kapan saja di kantor BRI yang paling dekat.”

Tidak semudah itu mbak, masalahnya jam kerja BRI hanya dari Senin – Jumat, persis seperti jam kerja saya. ketika BRI buka saya sedang kerja, dan ketika saya libur, BRI juga sedang libur. Masak saya harus cuti hanya untuk aktivasi ATM yang tidak penting.

Ya sudah, daripada menunggu lebih lama, dan saya sudah terlanjur membayar setoran pertama, saya bawa saja buku tabungan plus kartu ATM yang belum diaktivasi.

Bagi sebuah bank, ketersediaan jaringan untuk akses ke server tentu sangat penting. Seharusnya BRI punya antisipasi dengan menyiapkan plan A, B, C, sehingga ketika satu jaringan down, masih bisa pakai jaringan yang lain.

Ah . . . sok tahu loe. Pastilah mereka punya staf IT yang lebih pinter dari pada elo 🙁

Note: photo dari Antarafoto

Tags: ,

Comments
  1. SuRyA
  2. SuRyA
    • Yoshi
  3. tour guide association
    • Yoshi

Tulis komentarmu

%d bloggers like this: