Advertisements

9 Tahun Bersama Jupe

Yamaha Jupiter Z 2008 Hijau

Mungkin saya boleh dibilang FBY sejati 🙂 (Kalau bro & sis sering baca blog otomotif, pasti tahu artinya FBY) Sejak 2003, saya sudah menggunakan Jupe alias Yamaha Jupiter Z. Dan sampai saat ini saya sudah beli Jupiter Z sebanyak 3 kali. Pertama kali Jupe biru 2003, salah satu angkatan pertama Jupe. Tahun 2005 beli lagi yang warna merah untuk adik saya.

Tahun 2008, secara tak sengaja melihat Jupe hijau, saat diangkut di atas truk. Langsung terpana. Sampai di rumah, langsung telpon kakak ipar saya yang kebetulan jadi sales di Yamaha, sekedar pengin tahu berapa harga Jupe yang hijau. Tak disangka, besuknya tuh Jupe sudah diantar ke rumah, padahal saya belum isi formulir apa-apa, padahal saya belum bayar DP. “DP sudah dibayarin Teh Wati”, kata petugas dealer yang nganterin tuh motor.

Halah, cuma nanya doang, malah dapat motor baru. Seneng-seneng gak seneng sih, senengnya punya motor baru nan keren, gak senengnya harus bayar cicilan 🙁



Nah, selama 9 tahun bersama si Jupe, saya tidak pernah merasa salah pilih. Hampir tidak ada keluhan berarti. Engine selalu nyala dengan sekali tendang, atau sekali pencet tombol Start. Tarikan tidak mengecewakan meskipun emang terasa agak berat setelah 1 tahun. Bodi-bodi tidak ada yang retak karena kepanasan. Tidak ada bunyi getar dari body. Kalau ada sedikit langsung saya eksekusi soalnya.

Padahal saya termasuk orang yang malas pergi ke Beres. Service-service rutin, macam ganti oli, bersihin filter, karburator, rantai, cek aki, selalu saya lakukan sendiri. Ke bengkel kalo ganti rantai, ban bocor, dan ganti ban saja.

Namun, dari 3 Jupe tersebut ada 2 keluhan yang sama persis:

  • Speedometer sudah tidak bekerja lagi sebelum tahun pertama terlewati. Gigi nanas yang terbuat dari plastik sudah rontok. Pada si Jupe yang hijau, speedometer berhenti bekerja tepatnya saat menunjukkan KM ke 25.000.
  • Baut penutup Choke di karburator pecah. Baut ini juga terbuat dari plastik, meskipun saya sudah membuka dan mengunci baut dengan sangat hati-hati, akhirnya pecah juga.

Karburator Yamaha Jupiter Z

Konsumsi Bahan Bakar

Jupe ini menurut saya lumayan irit. Dengan Jupe yang biru, biasanya saya pulang pergi kerja (128 km) menghabiskan 3 liter, yang berarti 42.6 km/l. Mungkin perhitungan saya tidak akurat, tapi saya yakin tidak menyimpang terlalu jauh.

Jupe yang hijau jauh lebih irit lagi. Yang pasti 3 liter buat pulang pergi itu masih ada sisa yang bisa digunakan sekitar 20 km lagi. jadi hitungannya (128+20)/3 liter, sekitar 49.3 km/liter. Engine kondisi standard, setingan sesuai buku manual 🙂

Nah, bro & sis pasti sudah tahu, Jupiter Z versi karburator ini sekarang sudah tidak diproduksi lagi oleh Yamaha, karena sudah ada pengggantinya yang menggunakan teknologi Fuel Injection, yaitu Jupiter Z1.



Advertisements
Tags: ,

Comments
  1. abong bonjeruk
  2. paedhimas
    • Yoshi
  3. riza
    • Yoshi
  4. z1rider
  5. hadi
  6. bapakeVALKYLA
  7. ochimkediri
  8. Maskur
  9. sejutaumat
  10. sejutaumat
  11. taufik hidayat

Tulis komentarmu

%d bloggers like this: