Templates by BIGtheme NET

Rossi : Saya Tidak Bisa Mengendarai Ducati

Valentino Rossi

Valentino Rossi hanya mampu finish di posisi 10 di race perdana MotoGP di Qatar. Bahkan dia tidak bisa menyamai kecepatan rekan setimnya, Nicky Hayden. Tentu saja hal ini sangat mengecewakan mantan juara MotoGP tujuh kali itu.

Rossi yang sempat keluar track ketika disalip oleh Hector Barbera, mengatakan bahwa hal itu mempengaruhi hasil final di Qatar, tetapi faktor yang lebih besar ada di sepeda motornya. Rossi tidak merasa nyaman dengan Ducati GP12-nya. Tahun lalu Rossi bisa podium sekali dengan Ducati, tapi tahun ini dia merasa kompetisi akan lebih berat dibanding tahun lalu.

“Saya tidak bisa mengendarai motor ini, saya tidak bisa membuat perubahan. Saya bahkan tidak bisa bersaing dengan kecepatan Hayden, padahal biasanya saya biasanya lebih cepat dibandingkan dia. Secara teori, dengan ban baru seharusnya saya bisa lebih cepat. Nicky berhasil melakukan balapan dengan baik menggunakan Ducati yang lain, namun dia hanya finish di posisi enam.”

“Ducati ini memiliki masalah: Saya sudah memberi indikasi dimana permasalahannya, tapi kita tidak bisa memecahkan masalah kita. Sayangnya saya bukan engineer dan tidak bisa berbuat apa-apa. Paling tidak, aspek positifnya adalah bahwa saya tidak mengalami kecelakaan dengan sasis ini. Paling tidak begitu.”

Tapi Valentino Rossi masih ingin memperlihatkan bahwa dia masih bekerja dengan profesional.

“Saya mencoba menjadi profesional. Ketika Barbera mendorong saya keluar track saya sebenarnya ingin kembali ke pit. Tetapi kemudian saya melanjutkan balapan agar teknisi kami mendapatkan data-data untuk memperbaiki keadaan.”

Sad but true 🙁

Tulis komentarmu

%d bloggers like this: